Epidemiolog: Sertifikat Vaksinasi Tak Bisa Gantikan Tes Covid-19 untuk Syarat Perjalanan

KOMPAS.com – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Demokrat Aliyah Mustika Ilham dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan tentang adanya sertifikat bagi masyarakat yang telah mendapat vaksin Covid-19. Nantinya, sertifikat tersebut juga bisa digunakan sebagai syarat bepergian dengan pesawat. Dengan kata lain, menjadi pengganti tes RT-PCR atau rapid test antigen yang saat ini masih berlaku. Terkait wacana tersebut, epidemiolog kolaborator saintis LaporCOVID Iqbal Elyazar menilai hal tersebut tak bisa dilakukan. “Kartu vaksinasi bukan kartu bebas Covid. Tetap harus dites rapid antigen atau PCR. Karena lebih murah dites daripada harus berurusan dengan rumah sakit,” kata Iqbal pada Kompas.com, Jumat (15/1/2021)

Kasus Covid-19 Melonjak Drastis, LaporCovid-19 dan CISDI Serukan Darurat Layanan Kesehatan

JAKARTA, MENARA62.COM – LaporCovid-19 dan CISDI mengeluarkan peringatan bahwa saat ini layanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa dalam kondisi genting. Lonjakan kasus Covid-19 yang tak terkendali membuat rumah sakit tak mampu menampung pasien. Situasi ini mempengaruhi keselamatan masyarakat karena terhambatnya upaya penanganan segera, baik bagi pasien Covid-19 maupun non-Covid-19.

Raffi Ahmad Keluyuran Usai Divaksin, Keputusan Pemerintah Kontraproduktif?

SuaraBali.id – Keputusan pemerintah yang menunjuk Raffi Ahmad sebagai perwakilan anak muda untuk mendapat vaksin Covid-19 perdana mendapat kritik, usai ia diketahui tidak melakukan protokol kesehatan dengan disiplin. Salah satu kritik datang dari inisiator LaporCovid-19 Irma Hidayana, yang menilai kesalahan utama dari sikap Raffi Ahmad yang berpesta ria tanpa protokol kesehatan setelah menerima vaksin pagi harinya berada di pemerintah.

Chegada da vacina contra a covid-19 não garante a imunidade de rebanho global em 2021, diz membro da OMS

Além disso, Irma Hidayana, co-fundadora da LaporCOVID-19, uma iniciativa independente de dados de coronavírus, com sede na Indonésia, disse que a confiança do público nas vacinas pode ter um impacto na sua implantação.

Komunikasi Vaksin dengan Pendekatan Pragmatik

PRESIDEN Jokowi menilai, komunikasi publik terkait dengan vaksin corona harus betul-betul diperhatikan. Dijelaskan secara komprehensif ke publik soal manfaat vaksin dan peta jalan vaksinasi. Sehingga tak terjadi disinformasi dan penyebaran berita hoaks dari berbagai platform di media yang ada. (Kumparan) LaporCovid19.org melakukan survei persepsi warga yang dirilis Oktober 2020 menunjukkan hanya 31% warga yang bersedia menerima vaksin Sinovac-Biofarma dan 44% warga bersedia menerima vaksin Merah Putih yang dirintis Eijkman. (Independen)

Survei Persepsi Warga DKI Jakarta tentang Covid-19

Jakarta, 29 Mei 2020.Untuk mengantisipasi pelonggaran PSBB, Lapor Covid-19 berkolaborasi dengan beberapa tim peneliti tanah air dan Sosiolog Sulfikar Amir melakukan survei untuk mengetahui persepsi warga DKI tentang resiko Covid-19. Survei ini mencakup aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi. Partisipasi warga DKI Jakarta sangat penting karena hasil survei ini akan jadi masukan bagi pemerintah provinsi DKI […]

Jadi Kerugian Besar bagi Indonesia, Lebih dari 500 Dokter dan Nakes Meninggal Akibat Covid-19

GridHEALTH.id - Jumlah dokter dan tenaga kesehatan yang meninggal akibat virus corona (Covid-19) terus menerus mengalami lonjakan.

Hingga akhir Desember 2020 ini, tercatat ada lebih dari 500 dokter dan tenaga kesehatan gugur melawan virus corona.

Menurut catatan LaporCOVID-19 hingga 28 Desember 2020, total ada 507 tenaga kesehatan dari 29 provinsi di Indonesia yang telah gugur.

Sebanyak 96 di antaranya meninggal dunia pada Desember 2020. Jumlah ini merupakan tertinggi selama pandemi di Tanah Air.

Data Kematian Milik LaporCovid Lebih Banyak 4 Kali Lipat dari Pemerintah, Ini Penjelasannya

JAKARTA, KOMPAS.com – Inisiator dari platform LaporCovid Irma Hidayana mengatakan, data terkait Covid-19 yang dimilikinya jauh berbeda dengan yang dimiliki pemerintah.  Khususnya di data kasus pasien meninggal, perbedaan itu bisa mencapai empat kali lipat. Irma mengatakan, data pasien meninggal yang dihimpun LaporCovid tidak hanya berisikan pasien positif Covid-19, tetapi juga pasien yang termasuk dalam golongan suspek dan probable. “Itu pun juga belum lengkap seluruh 514 kabupaten/kota ya relawan data itu memindahkan data dari situs kabupaten dan situs kota,” kata Irma kepada Kompas.com, Senin (21/12/2020).   “Kalau pemerintah kan selama ini tidak pernah mempublikasikan atau tidak pernah mengumumkan kematian probable atau suspek atau PDP. Selalu kematian yang terkonfirmasi secara PCR,” ujarnya.