RS di Jabodetabek Penuh, LaporCovid-19: Pemerintah Harus Segera Cari Solusi!

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah diminta untuk segera mencari solusi terkait kapasitas di sejumlah rumah sakit di wilayah Jabodetabek yang sudah? penuh seiring dengan adanya lonjakan pasien Covid-19. Co-Leads LaporCovid-19 Irma Hidayana mengatakan pemerintah dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 harus fokus mencari solusi terkait kapasitas rumah sakit yang sudah penuh di wilayah Jabodetabek.

LaporCovid-19: Sistem Rumah Sakit Mau Kolaps, Segera Cari Solusinya

Indonesiainside.id, Jakarta ? Pemerintah dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 diminta fokus mencari solusi terkait kapasitas rumah sakit yang sudah penuh di wilayah Jabodetabek. Hal ini karena banyak pengaduan masyarakat yang tak tertangani dengan baik.

?Ini sudah berlarut-larut dari Desember 2020 hingga sampai saat ini sudah banyak warga yang ditolak rumah sakit,? kata Co-Leads LaporCovid-19 Irma Hidayana saat diskusi daring dengan tema ?Lindungi Hak Kesehatan Warga dan Keamanan Pelapor? yang dipantau di Jakarta, Senin(25/1).

Jamin Kesetaaran Hak atas Kesehatan Masyarakat dan Lindungi Pelapor

LaporCovid-19, YLBHI, dan CISDI kembali mengingatkan untuk memenuhi hak atas kesehatan bagi setiap individu. Selain itu, ketiga organisasi juga meminta pemerintah memastikan perlindungan, keselamatan, dan keamanan bagi warga yang melaporkan musibah Covid-19 yang menimpa diri maupun keluarga mereka. Permintaan ini disampaikan menyusul munculnya tanggapan dan berita yang menyudutkan upaya masyarakat sipil saat menyampaikan laporan warga terkait sulitnya mendapatkan layanan karena penuhnya fasilitas kesehatan.

Jokowi may allow private sector to offer Covid-19 vaccinations

JAKARTA (The Jakarta Post/ANN): President Joko ‘Jokowi’ Widodo is considering a plan to allow private vaccinations in the country as his administration races to inoculate 181 million citizens while Covid-19 cases continue to rise ? despite experts? concerns about the impact of the policy on less-fortunate groups.

Jokowi said on Thursday (Jan 21) that the private sector?s involvement in the vaccination effort might accelerate the process, which is currently expected to take up to 15 months.

?We haven?t decided yet, ? Jokowi said during a virtual event.

?We have to speed up; we need as many [resources] as possible. Especially if businesses bear the costs themselves, why not??

Businesses might be able to offer different brands of vaccine than those used in the government programme, he added.

Kisah Perjuangan Ibu dan Bayi Positif Covid-19 Masuk ICU, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

JAKARTA, KOMPAS.com – Tiga pasien positif Covid-19, dua di antaranya ibu dan bayi tiga tahun, kesulitan untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit. Mereka dibantu relawan Laporcovid-19 telah menghubungi 60 rumah sakit di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sejak Senin (18/1/2021) malam. Namun, semua rumah sakit yang dihubungi menyatakan bahwa ruang Intensive Care Unit (ICU) mereka sudah penuh.

Airlangga Sembunyikan Corona, LaporCovid19: Dia Bohongi Publik

tirto.id – Menteri Koordinator Perekonomian cum Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto ternyata pernah terjangkit Corona dan tak mengumumkannya ke publik. Irma Hidayana, koordinator LaporCovid19, organisasi relawan pemantau Corona, menilai tindakan itu tidak jujur dan tidak bertanggung jawab.

Ya Ampun! Istana Tidak Tahu, Airlangga Hartarto Pernah Positif Covid-19

Menyikapi hal itu, Tim Koalisi Warga?LaporCovid-19?menganggap jika Airlangga tak layak menjadi pejabat publik. “Pak Airlangga bukan contoh pemimpin atau menteri yang baik. Tidak memegang prinsip demokrasi, sebab tidak jujur, tidak terbuka, artinya membohongi publik bahwa dia pernah terinfeksi. Ini sama halnya enggak beretika dan tidak bermoral. Ini namanya tidak bertanggung jawab, tidak layak menjadi menteri,” …